Teachers’ Effort to Implement Cultural Education and National Character Values through PPKn in Senior High School

Hamid Darmadi

Abstract


This study is titled: Teacher's Efforts to Implement Cultural Education and National Character Values Through Learning West Kalimantan State High School Bengkayang PPKn. The problem in this study is "How Teachers' Efforts to Implement Cultural Education and Nation Character Values Through Learning PPKn in Bengkayang State High School, West Kalimantan Province. This study aims to" obtain objective information and clarity regarding the Implementation of Character Education through learning PPKn in the Learning Process in Bengkayang State High School. This research is reviewed from two benefits, namely theoretical and practical benefits. The population in this study were students and teachers of Bengkayang State High School PPKn. Data collection was carried out using direct communication techniques using a questionnaire as a data collection tool, indirect communication techniques using interview guides to school principals, teachers, and students who were designated as informants. Besides these two tools, observation techniques and documentation techniques are also used. Data processing uses non-metric descriptive statistical techniques with 1) the formula "Percentage" to find out the percentage of success of the PPKn teacher Applying cultural education and national character values. 2) the "Mean" formula to find the average number of school success rates. Implement cultural education and national character values from the School Indicators, Class Indicators, and Student Behavior Indicators. 3) Standard Deviation (SD) formula to find out the highest and lowest levels of each school applying cultural education and national character values. 4) Absorption formula to determine the level of absorption of each school using each School Indicator effect, Class Indicator, and Student Behavior Indicator. The results of this study show that Teachers' Efforts to Implement Cultural Education and Nation Character Values Through Learning PPKn in Bengkayang State High School are in the "Fair" position. The actual score is 90,139, and the ideal score is 182,532, with a percentage level of 49.38%. It is recommended that the Bengkayang State High School Authority instruct the School Principals and PPKn teachers so that in providing learning material they are not in a hurry to get into the subject matter, but instead start the lesson first by instilling Character Education. The Regional Government, through the Office of Education and Culture, needs to collaborate with the School authorities to improve the implementation of Cultural Education and National Character Values in PPKn learning.


Full Text:

PDF

References


Albertus, Doni Koesoema (2007) Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global, Jakarta: PT. Grasindo,

Ali, Muhammad (1998), Penelitian Kependidikan: Prosedur dan Strategi, Bandung: Angkasa.

Anggoro, Toha, M dan Andriani Durri (2007) Metode Penelitian. Jakarta: Universitas Terbuka.

Arikunto, S., (1998) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta

Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat (2010) Grand Desain Pendidikan Karakter, Makalah hasil Seminar Para Tokoh Masyarakat, Perguruan Tinggi Dewan Pendidikan dan LSM Kalbar

Darmadi Hamid (2007) Dasar Konsep Pendidikan Moral (DKPM) Dasar Konsep dan Implementasi Bandung, Alfabetha ;

Darmadi Hamid (2008) Pendidikan Pancasila Dasar Konsep dan Implementasi Bandung, Alfabetha

Darmadi Hamid (2010) Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan, Dasar Konsep dan Implementasi Bandung, Alfabetha ; 2010

Darmadi Hamid (2014) Metode Penelitian Pendidikan, Dasar Konsep dan Implementasi Bandung, Alfabetha

Djajendra (2012) http://edukasi.kompasiana.com/2012/10/18/ pengem- bangan- karakter-kebangsaan-indonesia-502523.htm

Djamarah, S.B. (2000) Guru dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Hasballah M. Saad, (2003) Perkelahian Pelajar; Potret Peserta didik SMU di DKI Jakarta (Yogyakarta; Galang Press), hlm. 97.

http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2010/12/04/definisi-pendidikan-definisi-pendidikan-menurut-uu-no-20-tahun-2003-tentang-sisdiknas/ di akses pada tanggal 15 November 2012

http://dikdas.kemdiknas.go.id/application/media/file/PP%20No_17%20Tahun%202010%20ttg%20PENGELOLAAN%20DAN%20PENYELENGGARAAN%20PENDIDIKAN.pdf di akses pada tanggal 17 November 2012

http://ftp.unm.ac.id/permendiknas-2006/Nomor%2022%20Tahun%202006.pdf di akses pada tanggal 17 November 2012

http://hukum.unsrat.ac.id/men/permendiknas_39_2008.pdf di akses pada tanggal 17 November 2012

http://juprimalino.blogspot.com/2012/04/tujuan-pendidikan-karakter-dan-karakter.html. di akses pada tanggal 17 November 2012

http://lugtyasyonos3ip.staff.fkip.uns.ac.id/files/2011/12/1.-pp-no-19-tahun-2005-tentang-snp.pdf di akses pada tanggal 17 November 2012

http://ulfiarahmi.wordpress.com/2010/12/20/pendidikan-karakter-dalam-uu-no-20-tahun-2003/ di akses pada tanggal 15 November 2012

http://www.dikti.go.id/files/atur/UU20-2003Sisdiknas.pdf. di akses pada tanggal 17 November 2012

http://www.inherent-dikti.net/files/sisdiknas.pdf di akses pada tanggal 15 November 2012

http://118.98.166.62/application/media/file/Policy%20Brief%20Edisi%204.pdf di akses pada tanggal 15 November 2012

Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Nasional Tahun 2010.

James W. Popham dan Kenneth A.Siratnik. (1973). Education Statistics: use and interpretation, Harper and publisher, New York.

Kartadinata, S. Mencari Bentuk Pendidikan Karakter Bangsa. Artikel dalam website Universitas Pendidikan Indonesia.

Kementerian Pendidikan Nasional (2003), Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Kementerian Pendidikan Nasional (2005) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Kementerian Pendidikan Nasional (2006) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi.

Kementerian Pendidikan Nasional (2006) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan.

Kementerian Pendidikan Nasional (2007) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Proses.

Kementerian Pendidikan Nasional (2007) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan.

Kementerian Pendidikan Nasional (2007) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan.

Kementerian Pendidikan Nasional (2007), Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 – 2025.

Kementerian Pendidikan Nasional (2008) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan.

Kementerian Pendidikan Nasional Suksmo, C.R.P. (2009) Pedoman Pendidikan Akhlak Mulia Siswa SMA. Jakarta: Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.

Kemendiknas (2009) Kebijakan Nasional Pendidikan Karakter Bangsa, Jakarta: Puskur Litbang Kemendiknas.

Kementerian Pendidikan Nasional (2010) Suyanto, Urgensi Pendidikan Karakter Bangsa. Artikel dalam website Kementerian Pendidikan Nasional www.kemdiknas.go.id

Kementerian Pendidikan Nasional (2010) Suyanto, Suyatno, Peran Pendidikan Sebagai Modal Utama Membangun Karakter Bangsa. Makalah disampaikan dalam Sarasehan Nasional “Pengembangan Budaya dan Karakter Bangsa” oleh Kopertis Wilayah 3 DKI Jakarta, 12 April 2010.

Kementerian Pendidikan Nasional (2010) Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Badan Penelitian dan pengem-bangan Pusat Kurikulum. Pedoman Sekolah

Kemendiknas Puskur Balitbang, (2010). Pembinaan Budi Pekerti Untuk Sekolah Menengah Atas. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kemendiknas Puskur Balitbang, (2010). Pembinaan Karakter Bangsa untuk Sekolah Menengah Atas. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktotar Jenderal Pendidikan Menengah.

Kemendiknas Puskur Balitbang, (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa:Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa. Jakarta.

Kementerian Pendidikan Nasional (2010) Grand Desain Pendidikan Karakter, 2010. Jakarta

Kemendiknas Puskur Balitbang, (2011). Pembinaan Karakter Bangsa untuk Sekolah Menengah Atas. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktotar Jenderal Pendidikan Menengah.

Lickhona, T, E.Shaps, & C.Lewis. (1995) Eleven principles of effective character education. Washington, DC: Character Education Partnership, 1995. (Dalam website CEP: www.character.org)

Mazzola, J.W. Bullying in schools: a strategic solution (2007). Washington, DC: Character Education Partnership. (Dalam website CEP: www.character.org)

M.Berkowitz & M.Bier. What works in character education, 2006. Washington, DC: Character Education Partnership. (Dalam website: www.characterandcitizenship.org)

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2013 dan Ulang Tahun ke-68 PGRI Senin 25 November 2013

Munir, Abdullah, 2010. Pendidikan Karakter: Membangun Karakter Anak Sejak Dari Rumah, Yogyakarta: Pedagogia

Neuman, W. Laurence. (2013) Metodologi Penelitian Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif (Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches, 7th edition), Jakarta: PT. Indeks. (Bahasa Inggris, Boston: Pearson Education, Inc., Publishing as Allyn & Bacon (Imprint of Pearson).

Ngalim Purwanto (2004:105)kategorinya berdasarkan tolok ukur, sebagaimana yang dikemukakan M. sebagai berikut

Neuman, W. Laurence. (2013) Metodologi Penelitian Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif (Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches, 7th edition), Jakarta: PT. Indeks. (Bahasa Inggris, Boston: Pearson Education, Inc., Publishing as Allyn & Bacon (Imprint of Pearson).

Purwanto, Ngalim, M. (2004). Teknik Evaluasi Pendidikan. Bandung: Tarsito.

Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2010-2014.

Sahrudin. 2011. Tujuan dan Fungsi Media Pendidikan (Online). http://www.sriudin.com/2011/07/tujuan-fungsi-dan-mediapendidikan.html. diakses Senin, 28 Mei 2012. Pukul 21.00 WIB.

Sugiyono (2009). Statistik untuk Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suyanto. (2010). Panduan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: DIKTI

Ventola. (2012). Tujuan dan Fungsi Pendidikan. (Online).. diakses Senin, 28 Mei 2012. Pukul 21.05 WIB




DOI: https://doi.org/10.26418/jpkm.v2i1.79

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.

INDEXED BY

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Indexed by

 e-ISSN: 2613-974X and p-ISSN: 2613-9731

Jurusan Pendidikan Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan

Universitas Tanjungpura Pontianak

Email Cordinator: Journalpgsdfkipuntan@gmail.com

Plagiarism Tools

     

 Creative Commons License
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.